Elekto.umsida.ac.id – Bencana lumpur Lapindo yang terjadi sejak 26 Mei 2006 di Sidoarjo, Jawa Timur, telah memberikan dampak signifikan pada lingkungan dan kehidupan masyarakat. Lumpur yang terus mengalir menyebabkan banyak desa tenggelam, termasuk Siring, Jatirejo, dan Renokenongo. Kondisi ini tidak hanya menghancurkan rumah dan fasilitas umum, tetapi juga memengaruhi kondisi sosial-ekonomi warga. Tanggul-tanggul yang dibangun untuk...Read More
Elektro.umsida.ac.id – Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menunjukkan komitmennya terhadap inovasi di bidang energi terbarukan. Dua dosen unggulan, Dr Izza Anshory STMT dari Teknik Elektro, dan Dr A’rasy Fakhrudin STMT dari Teknik Mesin, mengunjungi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Serpong, Tangerang Selatan yang berlangsung pada tanggal 2-3 Desember 2024. Kunjungan ini merupakan...Read More
KEGIATAN SOSIALISASI ORGANISASI DAN RAPAT INTERNAL FKHMEI (Forum Komunikasi Himpunan Mahasiswa Elektro Indonesia) Wilayah X Pada Hari Jumat, 06 Desember 2024, telah dilaksanakan kegiatan “Sosialisasi Organisasi dan Rapat Internal FKHMEI (Forum Komunikasi Himpunan Mahasiswa Elektro Indonesia)” bertempat di Ruang Rapat Fakultas Sains dan Teknologi, Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Kegiatan ini dimulai pada pukul 16.00 WIB...Read More
Elektro.umsida.ac.id – Perkembangan teknologi robotika kini mulai merambah dunia pendidikan, terutama di tingkat sekolah menengah pertama. SMP Muhammadiyah 4 Porong menjadi salah satu sekolah yang mencoba mengintegrasikan teknologi ini melalui kegiatan sosialisasi interaktif yang digagas oleh tim pengabdian masyarakat dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Program ini bertujuan tidak hanya mengenalkan robotika, tetapi juga menumbuhkan minat siswa terhadap...Read More
Elektro.umsida.ac.id – Indonesia memiliki komitmen untuk meningkatkan bauran energi terbarukan menjadi 23% pada tahun 2025, seperti yang tertuang dalam Kebijakan Energi Nasional (KEN) No. 79 Tahun 2014. Sebagai negara tropis dengan potensi sinar matahari rata-rata sebesar 4,8 kWh/m²/hari, Indonesia memiliki peluang besar untuk mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Meski demikian, realisasi penggunaan energi surya di...Read More
Nulla vitae elit libero, a pharetra augue. Nulla vitae elit libero, a pharetra augue. Nulla vitae elit libero, a pharetra augue. Donec sed odio dui. Etiam porta sem malesuada.